9 Mitos Tentang Penyakit Stroke Yang Beredar Di Masyarakat

Penyakit stroke merupakan penyakit berat yang termasuk susah disembuhkan karena stroke merupakan penyakit yang berhubungan dengan syaraf otak perlu pengobatan dan terapi yang lumayan lama agar bisa sembuh.

cara mengobati penyakit stroke

Di masyarakat kita banyak sekali asumsi atau mitos yang beredar ada yang benar dan bayak juga yang salah. Berikut 9 mitos tentang penyakit stroke yang saat ini beredar di masyarakat.

Mitos Tentang Penyakit Stroke

Di bawah ini adalah mitos tentang penyakit stroke yang dipercaya masyarakat berikut penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Menusukkan Jarum Pada Jari

Ada mitos yang beredar bahwa dengan menusukkan jarum pada jari atau telinga kepada orang yang terkena stroke bisa mengagani penyakit ini.

Dari berbagai sumber ternyata dokter tidak menganjurkan tindakan tersebut. menusukkan jarum di area manapun pada penderita stroke tidak akan berpengaruh apa pun pada penyakitnya. Namun upaya tersebut dilakukan hanya untuk menaga kesadaran pasien saja.

Menusukkan jarum pad anggota tubuh malah berbahaya jika jarum tersebut tidak bersih, tubuh bisa terkena tetanus karena kuman yang berada pada jarum kan langsung masuk ke pembuluh darah. Lebih baik jika ada orang terkena stroke langsung bawa ke rumah sakit terdekat agar bisa langsung tertangani dengan benar.

2. Stroke Turun Temurun

Ada yang bilang bahwa penyakit stroke termasuk penyakit keturunan dari orang tua, apakah benar seperti itu?

Benar, ada beberapa kasus orang terkena penyakit stroke karena gen atau keturunan dari orangtuanya tapi bayak sekali  penyakit ini terjadi karena faktor pola hidup penderitanya.

Memang orang yang yang memiliki riwayat keturunan stroke akan lebih mudah terkena penyakit mematikan ini tapi dengan pola hidup sehat stroke bisa dicegah walaupun mempunyai riwayat penyakit stroke. Jadi faktor utama bukan karena keturunan tapi faktor pola hidup yang dilakukan sehari hari.

3. Stroke Tidak Dapat Dicegah

Meskipun penyakit stroke termasuk penyakit turunan tapi kita dapat mencegah penyakit ini dengan cara menjaga pola hidup sehat.

4. Merokok Tidak Menyebabkan Stroke

Memang penyakit stoke tidak serta merta disebabkan oleh rokok namun orang yang merokok akan memiliki resiko terkena penyakit stoke lebih tinggi karena rokok mengandung berbagai zat yang berbahaya bagi otak manusia seperti nikotin.

5.Stroke Selalu Sakit Kepala

Hal ini tidak benar, hanya 1-3 % saja yang mengalami sakit kepala dan terkena stroke. Sakit kepala disebabkan bayak hal seperti faktor genetik, faktor cuaca dan lain sebagainya. Jadi kamu yang sering mengalami sakit kepala tidak usah kawatir. Untuk mengetahui penyebabnya langsung saja konsultasi ke dokter.

6.Stroke Tidak Bisa Sembuh

Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin termasuk sembuh dari penyakit yang mematikan ini. Asalkan mendapatkan perawatan dan terapi yang tepat bayak penderita stroke yang sembuh total. Proses penyembuhan penyakit ini membutuhkan proses yang lumayan lama bisanya 1 sampai 5 tahun untuk sembuh total.

Namun jika pecah pembuluh dara otak biasanya penderita sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Maka dari itu jika mengalami stroke ringan lakukan lah terapi fisik dan jiwa.

Baca Cara Mengolah Daun Karet Kebo Untuk Obat Stroke

7. Stroke Hanya Menyerang Orang Tua

Faktanya usia dibawah 40 tahun sudah bayak yang menderita penyakit stroke ini, jadi penyakit stroke bukan penyakit orang tua. Stroke bisa menyerang umur berapapun baik laki-laki maupun perempuan bisa terkena penyakit stroke jika pola makan dan hidup tidak sehat.

8. Stroke Terjadi Saat Mandi

Sebenarnya stroke tidak terjadi saat mandi, penyakit stroke terjadi secara bertahap bukan langsung seketika, Penderita sebetulnya sudah mengalami gejala-gejala tapi mungkin tidak dirasakan.

Memang mandi yang tidak pada waktunya bisa menyebabkan sakit kepala, seperti saat badan kepanasan langsung mandi air dingin, mandi pada siang hari, mandi pada malam hari dan mandi langsung membasuh kepala memang tidak bagus untuk kesehatan dan jika tidak kuat maka bisa menyebabkan sakit kepala yang berlebih yang mengakibatkan pinsan.

9. Orang Kurus Bebas Dari Stroke

Apakah stroke terjadi pada orang yang bertubuh gemuk? Tentunya tidak, ukuran tubuh tidak mempengaruhi serangan stroke. Karena orang yang atau gemuk biasanya pengaruh gen atau keturunan.

Penyakit stroke terjadi karena pola makan dan hidup tidak sehat, sering mengalami stres atau deperesi juga pemicu penyakit stroke. Jadi orang kurus juga gampang terkena stroke kalau memang memiliki pola makan dan hidup tidak sehat.

Gemuk berbeda degan obesitas, memang obesitas lebih mudah terkena stroke karena obesitas termasuk menandakan orang yang memiliki pola makan tidak sehat dan jarang olahraga.

Belum ada Komentar untuk "9 Mitos Tentang Penyakit Stroke Yang Beredar Di Masyarakat"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel