Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas Kemudian Mati

Laptop terdiri dari bayak komponen yang terhubung, jika ada satu komponen yang tidak berfungsi dengan baik maka kinerja komponen lain juga akan terganggu dan mengakibatkan laptop juga tidak berfungsi dengan baik.

Kebanyakan pengguna laptop yang memiliki masalah akan langsung memawa ke tempat servis laptop dengan biaya reparasi yang cukup mahal padahal jika ada kerusakan ringan kita bisa mengecek dan membetulkannya sendiri tanpa perlu ke teknisi laptop.

Salah satu masalah yang bisa kita cek sendiri adalah ketika laptop mempunyai masalah cepat panas kemudian tiba-tiba mati sendiri. Keadaan ini sangat sering dialami oleh bayak pengguna laptop dan biasa disebut "over heat".

Laptop yang panas kemudian mati sendiri 80% terjadi karena masalah pada blower atau kipas laptop yang tidak berfungsi dengan baik untuk mengeluarkan panas dari processor. Masalah terjadi biasanya karena kotor, tersumbat atau kipas pendingin rusak.


Maka dari itu jika kamu mengalami laptop cepat panas kemudian mati bisa memeriksa bagian kipas pendingin atau blower processor terlebih dahulu.

Berikut ini cara mengatasi laptop cepat panas dan mati karena kipas.


1. Kipas Rusak

Untuk memperbaiki laptop panas kemudian mati sendiri yang perlu kita cek pertama kali apakah kipas hidup apa tidak. Rasakan getarannya dengan cara menempelkan tangan ke keyboard, jika tidak ada getaran sama sekali dipastikan masalah pada laptop panas dan mati karena kipas yang mati.

Cara mengatasinya ganti bagian kipas, kamu bisa membelinya di toko online sesuai dengan tipe kipas laptop kamu

2. Lubang Pembuangan tersumbat

Selain mengecek getaran dengan tangan kita harus mengecek hawa angin yang keluar dengan cara mendekatkan hidung kita pada lubang buangan kipas, karena area hidung lebih sensitif. Jika kipas hidup dan ternyata tidak ada hawa angin yang keluar bisa dipastikan masalah tersebut arena sirkulasi blower tertutup atau tersumbat.

Cara mengatasinya buka bagian kipas dan bersihkan bagian buangan. Pakai angin yang agak kuat seperti kompresor agar sumbatan atau kotoran bisa keluar. Biasanya kalau hanya ditiup sumbatan tidak bisa keluar karena terlalu banyak.

Kotoran pada lubang kipas biasanya sangat halus seperti rambut. Jika keluar maka akan nampak seperti gambar dibawah ini tinggal kita ambil saja. Bersihkan hingga benar-benar sumbatan hilang agar angin bisa keluar dengan sempurna.

Hal lain yang membuat laptop panas kemudian mati

Kasus diatas adalah yang sering terjadi pada laptop namun ada beberapa hal yang tidak seing terjadi namun bisa juga terjadi.

1. Gunakan tataan yang datar dan keras

Jangan gunakan hidupkan laptop di tempat yang empuk seperti bantal, seprai, kain bulu dan kain empuk lain karena hal ini akan menghambat angin yang masuk ke pendingin atau kipas. Gunakan alas yang keras dan tidak bergelombang.

Jika angin tidak bisa masuk prosesor laptop akan over heat dan menyebabkan laptop mati.

2. Ganjal Laptop saat digunakan

Trik ini untuk memperlebar udara yang diambil pada pendingin laptop. Gunakan ganjal seperti pulpen atau kayu kecil agar rongga udara lebar dan mudah masuk pada kipas sehingga kias berjalan dengan baik dan tidak menyebabkan panas.


3. Mengganti Ram

Kondisi lain yang menyebabkan laptop panas dan tiba-tiba mati adalah ram yang bermasalah. Memori ram laptop yang bermasalah akan menimbulkan short "konslet" dan kemudian laptop menjadi panas dan mati.

Ganti ram lain untuk mengetahui apakah ram bermasalah atau tidak.

4. Mengecek Pasta Processor

Pasta adalah salah satu kimia yang didesain untuk mendinginkan processor atau chipset pada laptop. Jika pasta ini kering maka prosesor akan mengalami panas berlebih dan menyebabkan laptop mati sendiri.

Buka dan tambahi pasta ada processor dan gunakan pasta yang paling bagus agar awet dan tidak kering, pasta yang bagus mulai harga 100.000 an.

5. Komponen Minboard ada yang Konslet

Hal ini bisa terjadi pada laptop tipe apa pun baik baru maupun lama. Jika pengecekan diatas sudah dilakukan dan masih tetap mati pasti ada komponen laptop yang ruak atau short. Komponen ini sangat kecil dan menempel pada mainboard.

Jika sudah seperti ini, sebagi orang awam tidak bisa mengatasi karena harus melalukan beberapa tahap pengecekan dan menggunakan alat khusus yang haya dimiliki oleh teknisi laptop. Jadi jika terjadi konslet atau short pada laptop yang di sebabkan oleh salah satu micro chip jangan melakukan tindakan apa pun langsung saja bawa ke teknisi laptop terpercaya di kota kamu.

Ingat jangan membawa ke sembarang teknisi laptop karena kerusakan tersebut bisa berakibat fatal kalau tidak ditangani oleh ahlinya.

Nah jika kamu berada di kota Semarang dan sekitarnya bisa datang ke teknisi yang sudah berpengalaman di Semarang yaitu EDYACOM servis laptop semarang.

Belum ada Komentar untuk "Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas Kemudian Mati"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel