7 Kepalsuan di Media Sosial

Waspada itu perlu, karena bermain media sosial juga pasti ada resikonya. Baik maupun buruk dampak yang kita terima tergantung seberapa bijaksana kita menggunakan medsos itu sendiri.


Penggunaan medsos dengan tidak bijak justru akan menjerumuskan para penggunanya. Mereka tertipu oleh kepalsuan yang berada di media sosial. Banyak yang menganggap bahwa dunia nyata itu sama dengan dunia Maya. Padahal, keduanya sangatlah berbeda. Untuk itu mari kita simak apa saja kepalsuan di media sosial yang perlu kita ketahui.

Lihat Juga Cara Mengetahui Lokasi Orang Lewat HP Android

1.Persahabatan

Hubungan persahabatan di dunia Maya sangatlah berbeda dengan dunia nyata. Terkadang mereka terlihat begitu palsu, pamer foto bareng sana sini namun kenyataanya mereka tidak saling dekat satu sama lain. Bahkan, ada juga yang saling membicarakan keburukan temannya dibelakang meski di medsos mereka saling haha hihi berbagi cerita dan komentar. Terlihat akrab namun semuanya palsu.

Pernahkan kita bertemu seseorang yang kita kenal di medsos begitu ramah, banyak bicara, dan lain sebagainya. namun, ternyata pas ketemu orangnya pendiam dan sulit diajak berteman? Pasti pernah ya,.cuma beda karakter saja. Pada intinya sama, merek terlihat palsu.

2. Selera makan

Siapa yang hobi foto makanan enak lalu dikit dikit diupload di media sosial? Berarti anda salah satu orang yang terlihat palsu. Ternyata menurut penelitian, orang yang sering upload gambar makanan enak justru hidupnya kurang bahagia dan jarang makan enak. Mereka ingin diakui sebagai orang yang punya selera makan tinggi dan high quality. Nah, yang masih punya kebiasaan seperti itu lebih baik dikurangin ya. Tidak semua orang senang dengan apa yg kita share, biasanya kalau kita share makanan enak-enak justru terlihat norak dan kampungan. Kecuali kalau kita share makanan karena urusan pekerjaan, share resep, share informasi. Itu sudah beda lagi ya.

3. Gaya bicara

Banyak kita temui berbagai gaya bicara orang di medsos. Ada yg mampu mengendalikan emosinya, ada yang sedikit sedikit galau, ada juga yang gaya tulisannya begitu bijaksana. Terkadang semua itu juga terlihat palsu karena orang yang sering galau pada kenyataannya justru termasuk dalam kategori orang bahagia, serba kecukupan dan hidupnya nyaman. Sedangkan orang yang kadang gaya bicaranya sok bijak justru kenyataanya mudah galau. Namanya juga manusia, kadang punya rasa  ingin menutupi apa yang sedang mereka  hadapi. Jadi, sebagai pengguna medsos kita harus sangat bijak. Jangan mudah menilai seseorang hanya dari statusnya saja. Itu pelajaran penting.

Lihat Juga Masih Join di Group Whatsapp? Harus Baca Efek Negatif ini

4. Gaya hidup

Mengenai gaya hidup, ini sering berkenaan dengan wanita. Gayanya sosialita, piknik kemana- mana, tasnya ber merk, makan di cafe, tapi belum tentu hidupnya bahagia. Kebanyakan wanita terkena rayuan teman yang punya gaya hidup tinggi dan punya kemampuan untuk mewujudkannya. Sedangkan yang hidupnya biasa saja mereka rela hutang sana sini biar kelihatan eksis. Share di medsos biar dapat pujian karena gaya hidupnya yang waahhh.

Kenyataannya menurut penelitian, justru orang yang benar benar kaya malah gayanya biasa saja. Itu karena mereka terbiasa hidup berkecukupan, mereka tidak butuh pengakuan publik tentang status sosialnya. Jadi, khusus untuk para wanita bijaksanalah dalam bergaul dan bergaya. Bergayalah sesuai isi kantong, tetap memikirkan kebutuhan primer daripada menuruti nafsu bergaya yang tidak bermanfaat sama sekali.

5. Foto Wajah

Untuk kasus ini sering sekali terjadi di dunia Maya. Orangnya sih biasa saja, tapi di medsos sering upload foto dirinya tampil cantik, putih, pipi merona, Sampe bikin banyak pria terpesona. Sering kan melihat yang seperti itu?

Kalau sekarang kita menyebutnya kamera jahat. Kenapa begitu? Karena hasil jepretan tidak sesuai dengan kenyataan. Maka dari itu, saran untuk pria sebaiknya jangan tertipu oleh penampilan fisik wanita di medsos. Sudah tua tapi terlihat muda, hitam jadi putih, pesek jadi mancung. Semua menjadi mungkin karena hasil rekayasa kecanggihan smartphone jaman sekarang. Banyak kasus yang terjadi, wanita diajak ketemuan dengan seorang pria tampan ternyata malah sang pria berniat melakukan kejahatan. Serem juga ya,..maka dari itu, jangan mudah menilai seseorang hanya dari wajahnya saja. Selalu berhati-hati dan tetap waspada terhadap orang yang tidak dikenal.

6. Status pernikahan

Banyak para pengguna medsos yang menyembunyikan status hubungannya di profil mereka. Ada banyak alasan yaitu punya masalah dengan pasangan, ingin punya kebebasan berhubungan dengan lawan jenis, atau karena memang jomblo. Yang perlu kita waspadai adalah ketika kita tahu ada yang sering foto sendirian seperti seorang janda / duda tapi ngakunya jomblo.

Lihat Juga 14 Bahaya Penyakit Akibat Kecanduan Sosmed 

7. Penipuan Perdagangan

Penipuan jual beli online sering dilakukan dengan berbagai cara. Bisa dengan menyamar menjadi orang lain, barang yang dipesan tidak sesuai pesanan, atau bahkan barang pesanan tidak dikirim. Maka dari itu, kita sebaiknya berhati-hati ketika berbelanja online. Namun, tidak semua pedagang online seperti itu ya. Masih banyak pedagang yang amanah dan baik. Yang penting kita harus tetap waspada agar tidak menjadi korban penipuan

Dari pelajaran diatas, kita sebagai kaum milenial harus bijak-bijak memanfaatkan media sosial. Sebaiknya gunakan media sosial sebagai ladang berdagang atau berbagi informasi dengan cara yang baik. Tidak semua yang kita lalui harus dibagi di media sosial, karena tetap ada batasan privasi pada setiap orang yang harus dijaga. Semoga kita menjadi pengguna media sosial yang bijaksana dan mampu memanfaatkannya dengan baik dan benar.

Belum ada Komentar untuk "7 Kepalsuan di Media Sosial"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel